Sunday, 13 October 2013

Indahnya Senyuman


 " langit selalu berduka dan mendung "
maka " tersenyumlah , cukuplah berdukacita dilangit sana "
" Masa dulu telah berlalu pergi "
maka " tersenyumlah , tiada manfaat sekalipun menyesali hari yang telah berlalu "
" Kesedihan yang ada di dalam jiwa sudah buatku merana dan berduka . janji janji telah mengkhianatiku ketika aku sedang lemah . bagaimana jiwaku sanggup tersenyum manis lagi "
maka " tersenyumlah dan anggap sebagai panduan apa yang telah berlalu . ianya tak akan sia-sia kan hidup yang masih ingin pergi dengan masa silam "

" Sebenarnya semua orang sangat memerlukan senyuman , wajah yang selalu berseri , hati yang lapang , akhlak yang menawan , jiwa yang lembut dan sikap yang tidak kasar "

ya Allah, aku hanya ingin menjadi seperti sebatang pensel yang bisa menulis kebahagiaan untuk orang lain. 
tapi jika tak diizinkan, izinkan aku jadi seperti pemadam lembut yang bisa menghapuskan kesedihan orang lain.

Tersenyumlah wahai hati yang lara dan duka ...


Tak semestinya kita tersenyum dalam kebahagiaan diri sendiri tapi kerana orang lain juga jadi persoalan kenapa . Kadang kita menumpang kebahagian orang lain walaupun hati kita rasa macam hendak begitulah . Tapi siapa akan sedar semuanya kalau bukan diri sendiri atau pun orang yang sekeliling yang memerhati diri kita sendiri . itu kiranya beruntunglah ada orang pedulikan . Hahaha tak apa kadang kadang kita bertuah juga masih mampu tersenyum walaupun berperasaan seorang diri . Dah apa boleh buat tak akan hidup mahu sedih sedih alamak bosannya .

Dunia ini memang tak selalu cerah tapi kitalah akan mencerahkan hari hari kita dengan kebahagiaan kita dan orang lain . Berkongsi kebahagiaan tidak salah tapi yang salahnya apabila sikap seseorang yang cemburu dan hasad dengki dalam kehidupan ini . Jangan kata tiada harus lah manusia ini sukar diramal . Jawapan terbaik " apa peduli aku " eh ... Biarkan mereka ..

Senyuman  terlalu mudah dan senang dilakukan . Ada orang senyum suka nampak gigi ada juga malu nampak gigi ( sebab tak putih macam hang ) hahaha . Tapi lebih elok jika senyum kita nampak gigi ada nampak manis  kan . Kadang kadang kita terlalu memalsukan senyuman kita kerana kita tidak  inginkan orang lain turut merasai kesedihan kita . Dan pada masa itu kita berharap dapat menumpang kebahagiaan orang lain dengan senyuman mereka . 

Konklusinya , tersenyumlah kerana senyuman tidak akan ada harganya kalau tidak terbit dari hati yang ikhlas dan tabiat semula jadi seorang manusia . Jauhilah sifat egois yang akan mengelapkan hari hari kita dengan kesedihan atau ketamakan .Oleh itu , kita juga mampu tersenyum kenapa tidak ? Laungkan aku mampu tersenyum dan aku mahu hari hari aku bahagia macam kamu semua dan kamu juga akan turuti kebahagiaan aku . 
"Jika saya boleh melihat kesakitan di mata anda kemudian berkongsi dengan saya air mata anda. Jika saya dapat melihat kegembiraan di mata anda kemudian berkongsi dengan saya senyuman anda. "

No comments:

Post a Comment